1.
Hasil pemotongan pada
komponen logam dengan proses “mechanical mechining” mempunyai hubungan
perbandingan kedalaman pemotongan dengan besar pemotongan dibawah pelindung
maskan. Perbandingan ini disebut Faktor Etsa
Pemotongan dibawah maskan ini merupakan sebuah cacat disebut Moaderat.
2.
Proses ultrasonic mechining
ataupun ultrasonic welding bisa berlangsung bila logam yang dipotong atau dilas
dialiri listrik. Pernyataan ini Benar/ Salah.
3.
Proses pemesinan non
konvensional berikut yang menggunakan energi mekanik adalah Water Jet
Cutting
4.
Proses electric discharge
ataupu electric discharge wire cutting merupakan proses pemesinan non
konvensional yang menggunakan energi Panas/ Listrik.
Proses terjadinya loncatan listrik sehingga terjadi pemotongan pada
proses diatas disebabkan adanya cairan Dielektrik, yang dialirkan
diantara elektrode yang bermuatan
negatif dan benda kerja yang bermuatan posotif.
5.
Proses pemotongan
menggunakn gas superjenuh (superheated gas) yang di ionkan secara listrik dan
berlangsung pada suhu yang sangat tinggi ( 10.000 0C ) disebut Plasma
Arc Cutting
6.
Proses penyambungan logam
secara tetap/permanent meliputi: Welding, Brazing & Soldering, dan
Adeshive bonding
Sedangkan proses penyambungan tidak tetap meliputi: Slaping, Seaming,
Crimping, dan Swap & Fastener.
7.
Secara garis besar proses
las (welding) dibedakan menurut: las Fusi dan Solid State Welding
Beda kedua proses las tersebut adalah – las fusi: penyambungan
dilumerkan oleh panas.
- Solid State Welding: penyambungan tanpa ada fusi tetapi difusi dan
dingin.
8.
Proses las dimana elektroda
terkonsumsi diumpankan oleh gulungan kawat dan bahan pelindung lasan berupa
butiran fluks yang ditaburkan secara grafitasi oleh sebuah selang/ pipa dari
sebuah hopper disebut Submarged Arc Welding.
Kekurangan dari proses ini adalah membutuhkan tenaga besar, yaitu
generator 1 atm 3ɸ, 440 V, 300- 200 A.
9.
Proses las yang
menggunakan stick yang berlapis disebut stick welding. Fungsi pelapis pada
elektroda ini adalah: stabilitas busur, penghasil gas pelindung terhadap
atmosfer, pengendali laju melumernya elektrode, mencegah oksidasi dan
menghasilkan fluks.
10.
Proses welding unutk
menyambung dua komponen selindris dengan cara satu komponen berotasi dan
komponen lain melakukan gerakan axial disebut Friction Welding.
Proses lain yang merupakan pengembangan dari proses ini adalah: inestia
friction welding, resistance seam welding, linear friction welding, friction
stir welding.
11.
Proses welding dengan
prinsip bahwa komponen yang akan disambung akan timbul panas ketika komponen
dialiri listrik sehingga diberi tekanan akan terjadi pengelasan disebut resistance
welding.
Proses lain dari proses pengembangan ini adalah resistance spot
welding, resistance seam welding high frequency resistance welding, resistance
projection welding.
12.
Proses brazing dan
soldering adalah proses penyambungan yang sama, yang membedakan adalah titik
cair logam filer yang digunakan. Titik cair logam pada proses brazing adalah
lebih rendah dari proses soldering. Pernyataan ini Benar/ Salah.
Fungsi fluks pada proses soldering adalah memberikan cetakan permukaan
dengan cepat, menghindari korosi, untuk pemakaian listrik.
13.
Proses brazing dimana
pelelehan filler diberikan oleh buzur api dari pembakaran gas disebut torch
brazing.
Proses brazing dengan cara mencelupkan rakitan komponen kedalam bak
berisi filler cair disebut dip brazing.
14.
Sambungan rekat ( adhesive
bonding) didesain unutk mengatasi kekuatan geser, sehingga desain sambungan
yang tepat adalah lap join. Gaya tarik yang bekerja pada sambungan rekat ini
mampu diatasi. Sedangkan gaya yang tidak boleh bekerja pada sambungan rekat ini
adalah gaya mengelupas.
Perbaikilah desain sambungan rekat kedua gambar dibawah ini sehingga
kekuatan sambungan bertambah:

15.
Buat a. Gamabr gambar sambungan
las dan beri nama:
b. Gambar
lasan (metal weld) dan beri nama
16.
Sebuat plas baja mempunyai
lebar 10 cm dan teba 1 cm disambung dengan las pada plat lain yang lebih lebar
dan tebal yang sama dengan cara las fillet paralel. Kekuatan sambungan
dirancang unutk menderita beban tarik sebesar 100 KN. Panajang lasan minimal
adalah



No comments:
Post a Comment