Friday, January 20, 2012

soal UAS Proses Manufaktur

ini hasil kerjaan saya, saya tidak menjamin semua jawaban ini benar. tetapi insya Allah lah  jawabannya maknyus. kalau boleh ngasih saran ni, kalau mau dapat A makul PROMAN cukup resume sendiri modul bapaknya, terus jawab soal soal UAS tahun sebelumnya. semoga sukses!!

1.       Hasil pemotongan pada komponen logam dengan proses “mechanical mechining” mempunyai hubungan perbandingan kedalaman pemotongan dengan besar pemotongan dibawah pelindung maskan. Perbandingan ini disebut Faktor Etsa
Pemotongan dibawah maskan ini merupakan sebuah cacat disebut Moaderat.

2.       Proses ultrasonic mechining ataupun ultrasonic welding bisa berlangsung bila logam yang dipotong atau dilas dialiri listrik. Pernyataan ini Benar/ Salah.

3.       Proses pemesinan non konvensional berikut yang menggunakan energi mekanik adalah Water Jet Cutting

4.       Proses electric discharge ataupu electric discharge wire cutting merupakan proses pemesinan non konvensional yang menggunakan energi Panas/ Listrik.
Proses terjadinya loncatan listrik sehingga terjadi pemotongan pada proses diatas disebabkan adanya cairan Dielektrik, yang dialirkan diantara  elektrode yang bermuatan negatif dan benda kerja yang bermuatan posotif.

5.       Proses pemotongan menggunakn gas superjenuh (superheated gas) yang di ionkan secara listrik dan berlangsung pada suhu yang sangat tinggi ( 10.000 0C ) disebut Plasma Arc Cutting

6.       Proses penyambungan logam secara tetap/permanent meliputi: Welding, Brazing & Soldering, dan Adeshive bonding
Sedangkan proses penyambungan tidak tetap meliputi: Slaping, Seaming, Crimping, dan Swap & Fastener.

7.       Secara garis besar proses las (welding) dibedakan menurut: las Fusi dan Solid State Welding
Beda kedua proses las tersebut adalah – las fusi: penyambungan dilumerkan oleh panas.
- Solid State Welding: penyambungan tanpa ada fusi tetapi difusi dan dingin.

8.       Proses las dimana elektroda terkonsumsi diumpankan oleh gulungan kawat dan bahan pelindung lasan berupa butiran fluks yang ditaburkan secara grafitasi oleh sebuah selang/ pipa dari sebuah hopper disebut Submarged Arc Welding.
Kekurangan dari proses ini adalah membutuhkan tenaga besar, yaitu generator 1 atm 3ɸ, 440 V, 300- 200 A.

9.       Proses las yang menggunakan stick yang berlapis disebut stick welding. Fungsi pelapis pada elektroda ini adalah: stabilitas busur, penghasil gas pelindung terhadap atmosfer, pengendali laju melumernya elektrode, mencegah oksidasi dan menghasilkan fluks.

10.   Proses welding unutk menyambung dua komponen selindris dengan cara satu komponen berotasi dan komponen lain melakukan gerakan axial disebut Friction Welding.
Proses lain yang merupakan pengembangan dari proses ini adalah: inestia friction welding, resistance seam welding, linear friction welding, friction stir welding.

11.   Proses welding dengan prinsip bahwa komponen yang akan disambung akan timbul panas ketika komponen dialiri listrik sehingga diberi tekanan akan terjadi pengelasan disebut resistance welding.
Proses lain dari proses pengembangan ini adalah resistance spot welding, resistance seam welding high frequency resistance welding, resistance projection welding.

12.   Proses brazing dan soldering adalah proses penyambungan yang sama, yang membedakan adalah titik cair logam filer yang digunakan. Titik cair logam pada proses brazing adalah lebih rendah dari proses soldering. Pernyataan ini Benar/ Salah.
Fungsi fluks pada proses soldering adalah memberikan cetakan permukaan dengan cepat, menghindari korosi, untuk pemakaian listrik.

13.   Proses brazing dimana pelelehan filler diberikan oleh buzur api dari pembakaran gas disebut torch brazing.
Proses brazing dengan cara mencelupkan rakitan komponen kedalam bak berisi filler cair disebut dip brazing.

14.   Sambungan rekat ( adhesive bonding) didesain unutk mengatasi kekuatan geser, sehingga desain sambungan yang tepat adalah lap join. Gaya tarik yang bekerja pada sambungan rekat ini mampu diatasi. Sedangkan gaya yang tidak boleh bekerja pada sambungan rekat ini adalah gaya mengelupas.
Perbaikilah desain sambungan rekat kedua gambar dibawah ini sehingga kekuatan sambungan bertambah:

                                                   
 

 


15.   Buat a. Gamabr gambar sambungan las dan beri nama:
                b. Gambar lasan (metal weld) dan beri nama


16.   Sebuat plas baja mempunyai lebar 10 cm dan teba 1 cm disambung dengan las pada plat lain yang lebih lebar dan tebal yang sama dengan cara las fillet paralel. Kekuatan sambungan dirancang unutk menderita beban tarik sebesar 100 KN. Panajang lasan minimal adalah





No comments:

Post a Comment